Minggu, 02 Juni 2013

Pengertian Multinational Corporation (MNC)

DEFINISI PERUSAHAAN MULTINASIONAL
            Perusahaan bisnis multi nasional adalah perusahaan yang memiliki beberapa pabrik yang berdiri di negara yang berbeda-beda. Penyesuaian dengan budaya di tiap negara yang dimasuki adalah suatu keharusan untuk dapat bertahan dan sukses. Dengan mendirikan banyak unit produksi di negara lain diharapkan dapat menghemat biaya ongkos produksi dan distribusi produk hingga sampai ke tangan konsumen akhir.
PENGERTIAN PERUSAHAAN MULTINASIONAL
            Perusahaan multinasional atau PMN adalah perusahaan yang berusaha di banyak negara, perusahaan ini biasanya sangat besar. Perusahaan seperti ini memiliki kantor-kantor, pabrik atau kantor cabang di banyak negara. Mereka biasanya memiliki sebuah kantor pusat di mana mereka mengkoordinasimanajemen global.
            Perusahaan multinasional yang sangat besar memiliki dana yang melewati dana banyak negara. Mereka dapat memiliki pengaruh kuat dalam politik global, karena pengaruh ekonomi mereka yang sangat besar bagai para politisi, dan juga sumber finansial yang sangat berkecukupan untuk relasi masyarakat dan melobi politik.
            Karena jangkauan internasional dan mobilitas PMN, wilayah dalam negara, dan negara sendiri, harus berkompetisi agar perusahaan ini dapat menempatkan fasilitas mereka (dengan begitu juga pajak pendapatan, lapangan kerja, dan aktivitas eknomi lainnya) di wilayah tersebut. Untuk dapat berkompetisi, negara-negara dan distrik politik regional seringkali menawarkan insentif kepada PMN, seperti potongan pajak, bantuan pemerintah atau infrastruktur yang lebih baik atau standar pekerja dan lingkungan yang memadai.
            PMN seringkali memanfaatkan subkontraktor untuk memproduksi barang tertentu yang mereka butuhkan.Perusahaan multinasional pertama muncul pada1602 yaitu Perusahaan Hindia Timur Belanda yang merupakan saingan berat dari Perusahaan Hindia Timur Britania.

CIRI-CIRI  PERUSAHAAN MULTINASIONAL
            PBB dalam laporan tahunan 1973 mendefinisikan Perusahaan Multinasional sebagai suatu perusahaan yang kegiatan pokoknya meliputi usaha-usaha pengolahan/manufaktur atau pembrian jasa dalam sedikitnya dua negara. Perusahaan Mutinasional merupakan sumber dari penanaman modal asing langsung dan jumlahnya merupakan ukuran kegiatan perusahaan itu. Sebagian besar dari penanaman modal asing di negara-negara sedang berkembang diusahakan di bidang sumber daya alam, sisanya dibidang pengolahan, perdagangan, prasarana, transport, perbankan, turisme, dan jasa-jasa lainya.
JENIS-JENIS STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN MULTINASIONAL
 Setiap struktur membutuhkan pemrosesan informasi masing-masing
 Devinisi Fungsional Sedunia
o   Diorganisasi bedasarkan fungsi
o   Bidang fungsional anak perusahaan melaporkan langsung kepasangan fungsional mereka diperusahaan induk.
o   Perencanaan strategis dilakukan eksklusif puncak din perusahaan induk karena data yang mengintregasikan seluruh operasi tidak dapat pada level rendah.
 Divisi internasional
o   Semua anak perusahaan melapor pada divisi internasional MNC yang dipisah dari divisi Domestik.
 Wilayah Geografis
o   Tiap wilayah bertanggung jawab atas anak perusahaan  yang  berlokasi dalam batasnya.
o   Tidak adanya komunikasi antar wilayah.
o   Hubunan pelapor antara anak dan induk.
 Divisi produk sedunia
o   Divisi ini bertanggung jawab pada  operasi mereka sendiri diseluruh dunia.
o   Membantu mengenali berbagai ragam kebutuhan dari berbagai anak perusahaan.
                              

KEBAIKAN DAN KEBURUKAN PERUSAHAAN MULTI NASIONAL

KEBAIKAN PERUSAHAAN MULTINASIONAL
 Menambahkan devisa negara melalui penanaman di bidang ekpor,
 Mengurangi kebutuhan devisa untuk impor disektor industri,
 Memodernisir industri
 Ikut mendukung pembangunan nasional
 Menambah kesempatan kerja dengan membuka lapangan kerja baru

KEBURUKAN PERUSAHAAN MULTINASIONAL
            Makin banyaknya Perusahaan Multinasional yang didirikan dapat mempengauhi kekusaan ekonomi negara. Tetapi, jika jumlahnya sedikit, maka arti kuantitatifnya tidak banyak.
Perusahaan Multinasional tersebut memperoleh hasil berupa :
 Keuntungan yang akan dialihkan ke luar negeri kepada pemegang sahamnya.
 Penyusutan/depresiasi, dalam praktek sering digunakan untuk menyembunyikan keuntungan-keuntungan agar tidak terkena pajak. Dapat merusak kehidupan politik dan ekonomi negara.

Pengertian MNC :
Pengertian Multinational Corporation (MNC)
Perusahaan multinasional (MNC) adalah sebuah perusahaan internasional atau transnasional yang berkantor pusat di satu negara tetapi kantor cabang di berbagai negara maju dan berkembang. Contohnya termasuk General Motors, Coca-Cola, Firestone, Philips, Volkswagen, British Petroleum, Exxon, dan ITT. Sebuah perusahaan akan menjadi perusahaan multinasional berdasarkan keuntungan untuk mendirikan produksi dan kegiatan lainnya di lokasi asing.
Perusahaan mengglobalisasikan kegiatan mereka baik untuk memasok pasar dalam negeri-negara mereka , dan untuk melayani pasar luar negeri secara langsung. Menjaga kegiatan asing dalam struktur perusahaan memungkinkan perusahaan menghindari biaya yang melekat oleh perantara, dengan entitas yang terpisah sambil memanfaatkan pengetahuan perusahaan mereka sendiri.

Wajah Ekonomi 2011

PAKAR ekonomi sering mengatakan, pemerintah tidur pun ekonomi tetap akan berjalan. Rupanya itu tidak keliru. Relatif tanpa beleid ekonomi yang jitu dan ampuh Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II toh perekonomian kita tahun ini masih mempunyai kinerja jempolan.

Beberapa indikator penting di antaranya adalah laju pertumbuhan yang bisa mendekati atau bahkan menyentuh 6 persen, indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia sudah bertengger di atas level 3.700, dan kurs rupiah menguat hingga mencapai posisi Rp 8.900 per dolar AS. Laju inflasi terkendali di kisaran yang sama dengan angka pertumbuhan serta cadangan devisa yang sudah mencapai sekitar 94 miliar dolar AS. Pendek kata ekonomi kita sepanjang tahun ini baik-baik saja.

Padahal tim ekonomi kabinet, terutama setelah ditinggal Menkeu Sri Mulyani, seperti tak kelihatan sosoknya. Jangankan paket-paket regulasi yang banyak dikeluarkan pada masa Orde Baru, yang ada bahkan kebimbangan peraturan seperti rencana pengurangan subsidi BBM yang masih maju mundur. Business as usual itulah yang terjadi di dalam negeri tetapi untunglah faktor eksternal atau global banyak membantu. Inilah yang sering disebut sebagai ekonomi berwajah ganda karena yang membantu justru kekuatan dari luar.

Di dalam negeri selain faktor gangguan akibat bencana alam di berbagai tempat seperti Jateng dan DIY, relatif kondisi usaha dan daya saing masih menjadi faktor krusial yang banyak dikeluhkan pengusaha, namun belum mampu diselesaikan secara efektif. 

Bunga kredit masih relatif tinggi kendati suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) sudah ditekan menjadi 6,5 persen. Insentif khusus bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tak kunjung datang, sementara yang besar-besar pun tetap dihadapkan pada kendala klasik di lapangan seperti mahalnya perizinan dan birokrasi serta peraturan ketenagakerjaan yang kurang kondusif dan cenderung menyulitkan.

Global Membaik

Ekonomi global memang cenderung membaik sepanjang tahun ini setelah didera krisis keuangan tahun 2007-2008 yang dipicu krisis subprime mortgage di Amerika Serikat.  Dari pertumbuhan minus sekarang sudah positif dan bahkan mulai merangkak naik. Inilah yang disebut dengan masa-masa rebound dan itu tidak lain sangat dipengaruhi oleh geliat ekonomi di negaranya Obama yang masih menjadi kekuatan terbesar di dunia, kendati sekarang mulai dibayangi oleh China.

Amerika Serikat yang pada tahun-tahun lalu terpuruk tahun 2010 ini diperkirakan bisa tumbuh 2,4 persen. Jepang pun sudah tidak negatif kendati baru mencapai 1,6 persen. Yang spektakuler adalah kebangkitan ekonomi Singapura dari minus menjadi positif,  bahkan dua digit. Tahun ini negara tetangga kita yang banyak mengandalkan sektor jasa dan keuangan itu akan membakukan laju pertumbuhan 14,6 persen. Sedangkan China yang memang tak terpengaruh dampak krisis global masih tetap bertahan di kisaran 9-10 persen.

Di belahan dunia lain, negara-negara Eropa juga menunjukkan kestabilannya. Hal itu tidak hanya terlihat dari laju pertumbuhan namun sekarang ada indikator yang lebih jeli melihat kondisi perekonomian yakni apa yang disebut leading economic index (LEI) yang juga menunjukkan tren meningkat dengan didukung oleh terkendalinya inflasi serta suku bunga. Secara keseluruhan ekonomi dunia sekarang memasuki tahap ekspansi dan itu akan berlanjut pada tahun 2011.

Dampaknya bagi Indonesia tentu sangat besar karena laju perkembangan ekspor migas dan nonmigas kita pun berada pada tingkatan yang cukup tinggi yakni mencapai 14,2 persen. Walaupun pada saat yang sama, akibat ketergantungan pada impor yang masih besar, kita masih harus banyak memasukkan barang dan jasa dari luar dengan laju pertumbuhan 12,1 persen. 

Kepercayaan global terhadap Indonesia pun tercermin dari arus modal yang masuk ke sini. Sayang masih lebih banyak investasi jangka pendek dalam bentuk portofolio di pasar modal sehingga sangat rentan. Meskipun demikian perbaikan bursa saham dunia dan pergerakan mata uang negara-negara maju sangat mendukung perbaikan ekonomi domestik.

Wajah 2011

Dengan modal itulah maka kita memasuki tahun 2011 dengan sebuah optimisme yang tinggi. Apalagi kalau kelak pemerintah bisa lebih aktif membenahi kendala-kendala perekonomian dalam negeri seperti infrastruktur, keterbatasan listrik, pengendalian harga pangan dan energi serta pembenahan regulasi yang memangkas ekonomi biaya tinggi.

Tanpa itu saja ekonom yang tergabung dalam Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) berani mematok laju pertumbuhan ekonomi di kisaran 6-6,4 persen. Angka itu tidak jauh berbeda dari prediksi yang dikeluarkan Bank Indonesia ataupun pemerintah. Sementara itu, laju inflasi masih akan bisa ditekan pada angka 6,2-6,7 persen tentu dengan kebijakan pengendalian ketat di bidang moneter karena tekanan inflasi akan muncul seiring dengan kebijakan pengurangan subsidi, harga pangan, ataupun energi lainnya.

Melihat gejala dan tren global maka semua indicator ekonomi masih akan membaik di tahun depan. Jika tidak ada shock yang datang tiba-tiba akibat fluktuasi harga minyak, guncangan nilai tukar mata uang maupun krisis keuangan seperti di Amerika Serikat beberapa tahun lalu maka kita tak perlu merasa cemas. Kalau pun performance menteri-menteri ekonomi masih datar-datar saja seperti sekarang, asalkan otoritas moneter berhasil menjaga stabilitas maka semua masih akan oke oke saja, dan bahkan akan mengalami ekspansi.

Kita akan cukup aman dengan harga minyak dunia antara 75 dan 90 dolar AS per barel, suku bunga SBI antara 6,2 dan 6,5 persen dan kurs rupiah antara Rp 9.100 dan Rp 9.400 per dolar AS. Sekarang tinggal bagaimana pemerintah terus berupaya menggenjot sector riil yang agak melesu seperti garmen dan sektor UMKM secara keseluruhan mengingat dampaknya terhadap penyerapan tenaga kerja sangat besar. Jangan hanya mengandalkan sektor-sektor yang nilai investasinya besar seperti pertambangan dan perkebunan namun kurang banyak membutuhkan tenaga kerja.

Harus diakui sepanjang tahun 2010 keberhasilan pengendalian dari sisi moneter membuahkan hasil efektif. Namun apa artinya tanpa didukung pergerakan sektor riil yang cepat karena di situlah perekonomian tumbuh secara riil dan kita tidak akan lagi terjebak pada penggelembungan ekonomi (bubble economy) pada masa lalu karena hanya silau pada kemajuan di sektor keuangan.

— Sasongko Tedjo, wartawan Suara Merdeka, Penasihat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Semarang

Kamis, 04 April 2013

Peta Perekonomian Indonesia


Tugas Kelompok Perekonomian Indonesia
“ Peta Perekonomian Indonesia ”

Kelompok 3 :
Adam Japandi                                  20212107
Amru Jiwo Sujianto                         20212716
Eka Miratul Khasanah                    22212411
Mutiara Hikmah Hardiyanti            25212186
Noviandifa Wulandari                      25212411


IEB17
UNIVERSITAS GUNADARMA
2013
Kata Pengantar

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “PETA PEREKONOMIAN INDONESIA”. Makalah ini berisikan tentang informasi bagaimana keadaan geografis Indonesia, mata pencaharian, sumber daya manusia, dan investasi.

Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.

Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.





Jakarta, 26 Maret 2013







DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR                                                                         1
DAFTAR ISI                                                                                       2
BAB I PENDAHULUAN
1.1      Latar Belakang                                                                     3
BAB II ISI
2.1      Keadaan Geografis Indonesia                                         4
2.2      Mata Pencaharian                                                              5
2.3      Sumber Daya Manusia                                                      7
2.4      Investasi                                                                                7
BAB III PENUTUP
3.1      Kesimpulan                                                                           10
DAFTAR PUSTAKA                                                                           11











BAB I
PENDAHULUAN

1.1              Latar Belakang
Telah kita ketahui bersama bahwa Indonesia merupakan negara yang terdiri dari banyak gugusan pulau. Pulau di Indonesia terdiri dari tiga gugusan besar yaitu kepulauan Sunda Besar yang terdiri dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, kemudian yang kedua adalah gugusan Sunda Kecil yang meliputi Bali, Nusa Tenggara, dan yang terakhir adalah gugusan Maluku dan Irian.

Selain itu, letak geografis Indonesia yang sedemikian rupa menyebabkan Indonesia memiliki potensi alam yang luar biasa. Misalnya, letak Indonesia dikelilingi oleh Sirkum Pasifik dan Mediteran, hal ini yang menyebabkan banyaknya gunung berapi aktif di Indonesia. Efek dari banyaknya gunung berapi ini adalah tanah subur, yang berdampak pada jenis mata pencaharian sebagian besarnya adalah agraris atau pertanian.

Sekarang tinggal bagaimana memanfaatkan semua potensi dari kondisi geografis ini. Karena sayang jika kita sebagai warga Indonesia hanya bisa menonton dimana mineral dan sumberdaya lain diambil oleh pihak asing.








BAB II
ISI

2.1        Keadaan Geografis Indonesia
            Seperti diketahui bangsa kita adalah bangsa yang terdiri dari bebera pulau dimana terpisah oleh laut maupun selat. Pulau di Indonesia terdiri dari tiga gugusan besar yaitu kepulauan Sunda Besar yang terdiri dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, kemudian yang kedua adalah gugusan Sunda Kecil yang meliputi Bali, Nusa Tenggara, dan yang terakhir adalah gugusan Maluku dan Irian.

Selain itu bangsa kita juga dilalui oleh Sirkum Pasifik dan Mediteran, hal ini yang menyebabkan banyaknya gunung berapi aktif di Indonesia. Efek dari banyaknya gunung berapi ini adalah tanah subur, yang berdampak pada jenis mata pencaharian sebagian besarnya adalah agraris atau pertanian.

Kemudian letak bangsa Indoneisa yang berada diantara benua Asia dan Australia mengakibatkan hanya memiliki 2 musim yaitu musin hujan dan kemarau. Hal ini menyebabkan hasil dari alam bangsa kita mempunya spesifikasi tersendiri, dan jika hal ini bisa dimanfaatkan maka akan menjadi peluang bangsa kita untuk bisa menjadi penyokong sumberdaya di pasar internasional. Seperti hasil pertanian, kebun (sawit, rotan, kayu) rempah rempah, dimana kita ketahui hal ini masih jarang di pasar Internasional terutama Eropa.

Namun apakah kita sudah mengembangkan dan memanfaatkan potensi dari kondisi geografis ini? Padahal kekayaan itu harusnya bisa kita manfaatkan untuk kemakmuran penduduk kita juga.


Laut luas, dimana ikan, karang bisa kita oleh (dijadikan hasil laut). Selain itu potensi laut yang strategis karena berada di persimpangan jalur perdagangan belum bisa dioptimalkan. Padahal jika kita biisa memanfaatkan jalur ini maka bisa dipastikan devisa atau pedapata nasional akan meningkat. Potensi wisata diman dari Raja Ampat di Papua, kemdian Bali sampai Aceh masih belum kita kembangkan malah sayang potensi wisata tersebut kita jual ke negara tetangga.


2.2      Mata Pencaharian
            Pada tahap awal, usaha manusia untuk mempertahankan dan memenuhikebutuhan hidupnya ialah dengan berusaha mengumpulkan hasil bumi danberburu binatang di sekitar tempat hidup mereka. Kegiatan manusia pada masalalu seperti itu dikenal dengan istilah sistem mata pencaharian berburu danmeramu. Dalam kehidupan selanjutnya, ke dalam sistem mata pencahariantersebut termasuk pula kegiatan menangkap ikan.

Ketiga sistem matapencaharian itu kemudian dikenal dengan istilah “ekonomi pengumpul pangan”(food gathering economics).Sejak akhir abad ke-19, sistem mata pencaharian itu mulai lenyap.Sementara itu muncul suatu tingkat perkembangan lain dari kegiatan manusiauntuk mempertahankan hidupnya, yaitu :

a.      Pertanian
Pertanian merupakan usaha pengolahan tanah untuk pembudidayaan tanaman pangan.. Pertanian sebagai mata pencaharian utama dalam kehidupan manusia dibeberapa bagian dunia telah mengalami proses perkembangan yang cukup panjang dalam sejarah kebudayaan manusia. Hal itu sejalan dengan tahap perkembangan pengetahuan manusia tentang jenis-jenis tanaman pangan dan cara penanamannya

b.      Perkebunan
Tanaman yang ditanam pada perkebunan tidak terbatas pada tanaman pangan utama, namun juga berbagai jenis tanaman pangan tambahan semacam buah-buahan dan sayur-sayuran. Beberapa jenis tanaman yang diperlukan dalam industri juga biasanya ditanam di perkebunan, misalnya kapas, kelapa sawit, tembakau, dan sebagainya.
Perkebunan dapat dijalankan pada lahan yang sempit seperti pekarangan rumah maupun luas yang memerlukan modal besar.

c.       Peternakan
Peternakan ialah usaha pembudidayaan hewan-hewan darat yang diperlukan oleh manusia, baik untuk dikonsumsi, maupun untuk tujuan lainnya. Peternakan biasanya merupakan mata pencaharian sampingan dari penduduk yang menjalankan usaha pertanian.

d.      Perikanan
Negara kita kaya akan potensi perikanan. Selain memiliki laut yang luas dan garis pantai yang panjang, Indonesia juga memiliki sumber air darat yang melimpah. Semua potensi tersebut dapat digunakan untuk mendukung sektor perikanan.

e.      Kehutanan
Lebih dari 50% kawasan darat di Indonesia adalah hutan. Hutan merupakan kawasan yang ditumbuhi beragam jenis pohon. Di kawasan hutan, biasanya tinggal berbagai jenis binatang yang menggantungkan kehidupannya pada hasil-hasil hutan. Sebagai negara yang berada di lintang khatulistiwa, Indonesia memiliki banyak hutan karena curah hujan yang tinggi.
2.3        Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia atau biasa disingkat menjadi SDM potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan. Dalam pengertian praktis sehari-hari, SDM lebih dimengerti sebagai bagian integral dari sistem yang membentuk suatu organisasi. Oleh karena itu, dalam bidang kajian psikologi, para praktisi SDM harus mengambil penjurusan industri dan organisasi.

Sebagai ilmu, SDM dipelajari dalam manajemen sumber daya manusia atau (MSDM). Dalam bidang ilmu ini, terjadi sintesa antara ilmu manajemen dan psikologi. Mengingat struktur SDM dalam industri-organisasi dipelajari oleh ilmu manajemen, sementara manusia-nya sebagai subyek pelaku adalah bidang kajian ilmu psikologi.

Dewasa ini, perkembangan terbaru memandang SDM bukan sebagai sumber daya belaka, melainkan lebih berupa modal atau aset bagi institusi atau organisasi. Karena itu kemudian muncullah istilahbaru di luar H.R. (Human Resources), yaitu H.C. atau Human Capital. Di sini SDM dilihat bukan sekedar sebagai aset utama, tetapi aset yang bernilai dan dapat dilipatgandakan, dikembangkan (bandingkan dengan portfolio investasi) dan juga bukan sebaliknya sebagai liability (beban,cost). Di sini perspektif SDM sebagai investasi bagi institusi atau organisasi lebih mengemuka.


2.4      Investasi
Investasi adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan dimasa depan. Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman modal.

·      Pengertian                                           
Berdasarkan teori ekonomi, investasi berarti pembelian (dan produksi) dari modal barang yang tidak dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi yang akan datang (barang produksi). Contohnya membangun rel kereta api atau pabrik. Investasi adalah suatu komponen dari PDB dengan rumus PDB = C + I + G + (X-M). Fungsi investasi pada aspek tersebut dibagi pada investasi non-residential (seperti pabrik dan mesin) dan investasi residential (rumah baru). Investasi adalah suatu fungsi pendapatan dan tingkat bunga, dilihat dengan kaitannya I= (Y,i). Suatu pertambahan pada pendapatan akan mendorong investasi yang lebih besar, dimana tingkat bunga yang lebih tinggi akan menurunkan minat untuk investasi sebagaimana hal tersebut akan lebih mahal dibandingkan dengan meminjam uang. Walaupun jika suatu perusahaan lain memilih untuk menggunakan dananya sendiri untuk investasi, tingkat bunga menunjukkan suatu biaya kesempatan dari investasi dana tersebut daripada meminjamkan untuk mendapatkan bunga.

·      Produk
Beberapa produk investasi dikenal sebagai efek atau surat berharga. Definisi efek adalah suatu instrumen bentuk kepemilikan yang dapat dipindah tangankan dalam bentuk surat berharga, saham/obligasi, bukti hutang (Promissory Notes), bunga atau partisipasi dalam suatu perjanjian kolektif (Reksa dana), Hak untuk membeli suatu saham (Rights), garansi untuk membeli saham pada masa mendatang atau instrumen yang dapat diperjual belikan.

·      Bentuk
Investasi tanah - diharapkan dengan bertambahnya populasi dan penggunaan tanah; harga tanah akan meningkat di masa depan.
Investasi pendidikan - dengan bertambahnya pengetahuan dan keahlian, diharapkan pencarian kerja dan pendapatan lebih besar.
Investasi saham - diharapkan perusahaan mendapatkan keuntungan dari hasil kerja atau penelitian.

·      Resiko
Selain dapat menambah penghasilan seseorang, investasi juga membawa risiko keuangan jika investasi tersebut gagal. Kegagalan investasi disebabkan oleh banyak hal, diantaranya adalah faktor keamanan (baik dari bencana alam atau diakibatkan faktor manusia), atau ketertiban hukum.

















BAB III
PENUTUP

3.1        Kesimpulan
          Potensi hayati, yaitu dari hasil hutan yang melimpah seperti rotan, kayu lapis harusnya bisa meningkatkan taraf hidup. Kemdian potensi mineral yang terkandung dari diperut bumi, masih melimpah tinggal bagaimana sekarang kita akan memanfaatkannya. Sebaiknya dari sekarang kita mulai berbenah, bagaimana memanfaatkan semua potensi dari kondisi geografis ini. Karena sayang jika kita sebagai warga Indonesia hanya bisa menonton dimana mineral dan sumberdaya lain diambil oleh pihak asing.

















DAFTAR PUSTAKA





Rabu, 23 Januari 2013

SOP

aku sedang makan sop hitam
dari darahku
dan mengisapnya sampai perutku besar
melingkari pinggang hutan

darahku penuh anjing anijung hitam
melolong menggigit jam
jantungku memompakan kucing-kucing hijau

melingkari pinggang hutan


darahku berteriak
berdentam-dentum
dalam kamus yang tak di cetak
dan tak diterbitkan

aku sedang minum sop hitam
dari darahku
dan mengisap
selahap-lahap segila-gilanya
seperti perempuan dalam film baru
mengisap lengan

Faktor yang Mempengaruhi Iklim Bisnis di Indonesia


Investasi
      Investasi adalah sumber dana untuk dapat menjalankan suatu usaha. Bisa di dapatkan melalui pinjaman atau modal sendiri.

Contoh: Pihak pihak Bank swasta yang bersedia untuk meminjamkan modal usaha kepada para wirausahawan untuk membantu kinerja usaha atau untuk membangun usaha baru.

 Izin Usaha
      Izin usaha adalah suatu bentuk persetujuan atau pemberian izin dari pihak yang berwenang atas penyeleranggaraan kegiatan usaha yang dilakukan oleh perorangan maupun suatu badan. Izin Usaha bermanfaat agar kegiatan usaha yang dilakukan lancar dan tidak mendapat masalah dalam hal penempatan usaha ataupun promosi produk.

Contoh: Jika kita ingin mendirikan suatu usaha baru di tempat tertentu maka kita harus mengurus izin usaha ke pemerintah setempat, setelah mendapatkan izin barulah kita dapat melakukan kegiatan usaha tersebut.

Infrastruktur
      Dalam hal ini berhubungan dengan  fasilitas antara lain dapat berupa jalan, air bersih, pengelolahan limbah, perlistrikan, dan telekomunikasi.

Contoh: Bisnis yang kita lakukan harus di lakukan di tempat yang strategis dan mendukung kegiatan kita dalam berbisnis. Misalnya kita ingin memasarkan produk yang kita buat, maka harus ada tempat pemasaran berupa pasar untuk membantu kita dalam menjual produk kita.

Sumber Daya Manusia
      Potensi yang terkandung di dalam diri manusia berupa kerajinan, kepintaran, kreatifitas dan semangat dalam melakukan suatu pekerjaan.

Contoh: Dalam memerkerjakan suatu karyawan kita harus dapat melihat potensi dalam diri seseorang agar nantinya dapat memajukan bisnis yang kita punya.


Tarif dan Administrasi Pajak
      Pajak berupa iuran kas kepada pemerintah yang dikumpulkan dari masyarakat dan bertujuan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan.

Contoh: Besarnya pajak yang ditentukan dalam suatu usaha tergantung kepada besar atau kecilnya kemajuan usaha tersebut. Tapi kadang ada juga yang mematok pajak terlalu besar untuk usaha kecil yang menyebabkan rendahnya minat masyarakat untuk melakukan usaha.

Praktek Monopoli
      Adanya suatu bentuk usaha yang menguasai pasar dan sebagai penentu harga sehingga menyulitkan pendatang baru untuk masuk ke pasar tersebut.

Contoh: umumnya praktek monopoli dilakukan oleh Negara, contohnya adalah PAM, PLN dan PT.KAI. Tapi tidak tertutup kemungkinan bahwa pihak swasta juga memonopoli pasar, contohnya saja produk dalam negeri kalah bersaing dengan produk luar yang pada dasarnya adalah satu jenis produk yang sama tetapi hanya dibedakan oleh merk dan asal pembuatan

Sumber :
http://limerior.blogspot.com/2012/10/faktor-yang-mempengaruhi-iklim-bisnis.html

Kesimpulan :
Setiap Negara memiliki alur bisnis yang menopang negara tersebut. seperti halnya faktor yang dijelaskan di atas, banyak hal yang mempengaruhi perkembangan bisnis di sebuah negara, 

Tips memulai usah warnet dalam memajukan usah

Memulai usaha  warnet (warung internet) perlu keberanian, pengetahuan dan paling penting adalah informasi. Hal ini dkarenakan bisnis warnet adalah usaha jasa yang mengikuti informasi teknologi informasi yang semakin berkembang. Namun bila Anda ingin memulai bisnis warnet, Anda tak perlu khawatir karena internet sudah menjadi salah satu kebutuhan yang ‘pokok’ bagi sebagian besar masyarakat.

Pengusaha warnet pemula biasanya acap mengalami kendala untuk memulai bisnis ini, dikarenakan keterbatasan pengetahuan akan teknologi komputer, keterbatasan pengetahuannya akan jaringan sampai ke waktu yang cukup padat hingga tidak sempat untuk memulainya. Berikut, tips dan trik tentang bagaimana dan bagaimana sebaiknya kita memulai bisnis.
Situasi pertama yang harus kita perhatikan seksama adalah:


1. Lokasi UsahaDalam memulai usaha warnet ini anda harus pastikan menemukan satu tempat atau lokasi yang di kawasan itu memang masih jarang warnet dan kebutuhan akan internet memang cukup tinggi, Contohnya seperti diperkantoran, sekolah, kampus, ataupun di perumahan. Serta pastikan usaha anda di pinggir jalan raya, agar mempermudah pemasaran.

2. Daya listrik  Kebutuhan daya listrik untuk bisnis ini tergolong membutuhkan daya listrik tinggi, minimal sekitar 2.500 watt (8-10 komputer) serta daya ristrik untuk kebutuhan lain seperti percahayaan dan kesejukan ruangan. Carilah informasi ke PLN, tentang prosedur dan harga untuk penambahan daya.

3. Pemilihan warnet jenis game atau non-game Pilihan ini yang menuntut kita untuk terjun langsung ke lapangan, dengan mencari informasi tentang jenis warnet apa yang sekiranya tepat untuk dibuka. Bila kita memilih :
> warnet jenis games
Peminatnnya sangat tinggi apalagi usaha kita berada di daerah perumahan/sekolah/kampus, Akan tetapi kita akan menemui masalah baru, seperti larangan orangtua kepada anak-anaknya, masyarakat yang menegur kita, ataupun kesulitan untuk membuka warnet 24 jam dikarenakan lokasi yang berada di daerah pemukiman.
> warnet jenis non-games
pilihan ini lebih ‘luwes’ dan 'fleksible'. Karena tujuan kita membangun warnet tersebut memang untuk menyediakan fasilitas layanan internet di sekitar kita, seperti untuk penunjang para pelajar, bukan tempat yang hanya digunakan untuk bermain game saja. Tentu ini lebih banyak kandungan nilai positifnya. Banyak warnet jenis non-games yang bisa menjadi besar dan ramai. Adalah service dari warnet itu sendiri yang menunjang, pelayanan yang baik dan yang pasti adalah kecepatan koneksi, kenyamanan ruangan dan masih banyak lagi. Jadi untuk warnet jenis non-games ini kita bisa lebih mudah untuk penentuan lokasinya.

Untuk menunjang hal-hal diatas, kita memerlukan satu paket warnet yang bermutu dan berkualitas, seperti:


1. Komputer 
Komputer merupakan benda yang paling berpengaruh dalam usaha kita. pemilihan komputer tidak bisa asal-asalan, kita harus mengetahui komputer yang baik dalam memajukan usaha kita. pemilihan komputer ini harus sesuai dengan jenis warnet yang akan kita jalankan. contohnya warnet games memelukan komputer yang memenuih semua spesifikasi game tersebut dan biasa memelukan modal yang besar, sedangkan warnet non-games hanya memelukan komputer yang standar pada pasaran dan tidak terlalu mahal.

2. Bilik 

Adakalanya kita membutuhkan privasi kita dihormati. Sama halnya dengan warnet, berilah kenyamanan privasi kepada setiap konsumen Anda. Berilah ruang yang sekiranya mereka bisa nyaman bermain, hingga akhirnya betah berlama-lama. Namun pemberian bilik tidak harus menutupi tindakan konsumen kita bisa memberikan bilik hanya pada komputer saja karena kita lebih baik memberikan privasi pada konsumen sebatas komputer saja, hal ini di lakukan untuk mencegah tindakan penyalah gunaan.

4. Kemampuan Internet

Dalam usaha ini kemampuan internet yang kita gunakan haruslah baik dan membuat konsumen senang, dengan cara menentukan kecepatan internet menjelajah web. kita bisa bertanya informasi tentang kemampuan internet pada pihak penyedia internet, dan mengetahui paket warnet yang baik dan menguntungkan bagi kita.

3. Pelayanan 

Pelayanan yang baik adalah warnet yang lengkap fasilitasnya. Warnet yang bisa menyediakan minuman dingin, snack, toilet, pakiran bahkan mushola. Warnet yang menyediakan jasa seperti printer, scanner, cetak photo dan masih banyak lagi. Salah satu faktor yang harus diperhatikan adalah operator warnet, cari operator yang berpengalaman atau paling tidak memiliki pengetahuan tentang komputer dan sudah terbiasa menggunakan komputer. Hal ini akan mempermudah dalam perawatan dan penanganan jika suatu saat terjadi masalah pada warnet Anda.

Kesimpulan :
dalam usah warnet ini kita bisa mengetahui hal yang memperngaruhi kemajuan usaha kita. dalam setiap usaha yang kita jalanin harus lah siap mengatasi masalah yang akan mehadang di depan, biasanya masalah yang timbul pada usaha warnet ini berurusan dengan masyarakat sekitar usaha.